Berlian Bertebaran

New Zealand, 29 Agustus 2015

Selamat sore. Selamat mendengarkan atau melisankan dzikir petang. Selamat menikmati sisa waktu yang masih Allah berikan untuk kita, guna beribadah yang lebih baik lagi.

Tahukah kau, ada yang meneduh di sini, dalam pandangan hati. Saat membaca banyak referensi. Allah tunjukan jalan dengan cara-Nya yang Mahalembut. Semua diarahkan sebagai jawaban atas kegelisahan hati yang serasa tak tentu arah beberapa bulan silam. Saat kalut kian terasa menyayat kenyataan. Saat rentetan cobaan yang terjadi terasa begitu membetot-betot konstentrasi diri.

Kini komunitas yang saya bentuk sudah semakin bertambah banyak anggotanya. Tiap kali saya update kabar betapa menariknya kekuatan bergabung di komunitas Multi Pot Magnetic Writer ini, pada saat itu juga ada beberapa orang yang secara magnetis langsung menge-chat saya, menghubungi, inbox atau apalah untuk sekadar mengatakan keinginan mereka bergabung bersama kami. Alhamdulillah salam magnet, ini menjadi berlian yang indah untuk hiasan dinding hati. Semakin hari semakin saya yakini bahwa ada banyak pembeli novel Ronce-Ronce Cahaya saya tanpa saya promosikan lagi. Alhamdulillah, berlian kedua. Jiwa ini semakin merasa kaya akan koneksi. Tapi tak akan pernah ada yang bisa menggantikan koneksi hati. ICU. I connect You it’s enough for me. Arloji berparas ungu dengan merk mentereng Sophie Martin ada di tangan saya. Hadiah dari Mr.Table Manner. Atas janjinya yang dengan sungguh-sungguh ditepati meski sudah saya lupakan sekian bulanan berlalu. Atas pilihan warnanya, atas kata-kata indahnya, atas desain uniknya yang begitu sempurna. Atas segala ketulusan dan perhatian. Alhamdulillah, berlian ketiga.

Dan saya yakin, niscaya banyak berlian yang pasti Allah tebarkan untuk saya. Yang jelas saat ini saya masih terus berusaha menciptakan peluang berlian itu, mencari-cari berlian lain yang Allah tebarkan di bumi, dan dengan penuh semangat pula menunggu keajaiban berlian lainnya yang pasti selalu Allah hadirkan buat saya. Sebab Allah takkan pernah mengecewakan kesungguhan dari setiap doa dan ikhtiar hamba-Nya, bukan?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s