Tentang Hujan, Aku, dan Rasulullah

Dan berhala-berhala api sesembahan Quraisy pun tumbang.

Hujan tandang mengantar air segar di tanah Makkah.

Saksikanlah, barisan pepohonan tandus ditumbuhi hijau dedaunan.

Pertanda bahwa engkau telah dilahirkan.

Bahkan pada langit ini malam

Tatkala gemuruh hujan keluar dari celah-celah awan kehitaman

Dalam benakku terbayang namamu:

Ya Rasulullah…

Betapa dalam kau tuntun kami dalam berdoa,

Menengadah terbuka pada Maha Arsy yang tida dua.

Betapa khusyu kau contohkah kami dalam sujudmu nan panjang.

Betapa engaku selalu jadi teladan terbaik selama-lamanya.

Duhai Rasulullah,

Kukabarkan bahwa aku mencintaimu karena Allah.

Kukabarkan bahwa aku ingin ikut langkahmu karena Allah

Aku ingin bangkit bersama nilai-nilai Islam dan akhlak yang kau bawa.

Aku harus berubah!

Sebab sejarah perjuanganmu memekarkan harapan ‘tuk jumpa di surga.

tumblr_lpxoya8TLq1qbvovho1_500 kartun-muslimah-perempuan-terima-kasih

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s