Single & Double Binding

Kamu mungkin beranggapan membaca semua tulisan ini membosankan. Akan tetapi, kamu akan merasakan jauh lebih bosan kalau tak menengok judul tulisan ini sama sekali dan kamu tidak membacanya sampai habis.

Bahkan keyakinanmu tentang bosannya membaca tulisanku ini, membuat kamu perlu memikirkan aktivitas membaca yang menjagamu dari betapa membosankannya kalau kamu tak membaca tulisanku ini. Semakin kamu merasakan kebosanan itu, semakin kamu meyakini bahwa membaca tulisanku ini perlu untukmu.

Justru dengan kamu beranggapan membaca tulisan-tulisanku membosankan maka kamu akan merasakan jauh lebih bosan kalau kamu hanya duduk merenung tanpa kegiatan dan kamu tidak memiliki kegiatan menarik lain untuk kamu cipta sendiri, selain membaca tulisan ini.

Sadarkah kamu bahwa saat ini kamu tengah terkena single binding pattern process? Jika kamu memang sadar dengan baik, semoga kamu tetap merasa nyaman ketika membaca semua yang tertuang di sini. Karena ini adalah pola yang aku tulis khusus untukmu agar kamu bisa dengan mudah masuk ke dalam tulisan ini. Sekarang kamu bahkan sulit untuk keluar dan berhenti dari membaca ini semua, bukan?

Sekarang, jika kamu menarik nafas lebih dalam, kamu akan dua kali lipat merasa lebih nyaman dibanding sebelum-sebelumnya. Lalu pejamkanlah sejenak kedua bola matamu. Karena dengan mata terpejam, kamu dapat membayangkan bahwa kamu tengah menikmati udara segar. Itu artinya kamu lebih menyukai kesehatan daripada merusak paru-paru dengan kebiasaan yang kurang sehat.

Bayangkan pula… bahu dan lengan kamu sekarang lemas. Pernafasan kamu melambat. Saat ini kamu sedang melayang dalam situasi yang menyenangkan karena merasakan getaran positif dari setiap kata per kata dalam tulisan ini.

Seluruh anggota tubuh kamu semakin terasa ringan, lepas, melayang… sekarang, buanglah nafasmu perlahan-lahan. Rasakan setiap kali kamu membuang nafas… rasa sakit hati,  minder, kesal, dendam, kecewa, dan pikiran negatif itu juga terbuang perlahan-lahan dan menghilang.

Oke. Aku merasa kamu sedang memikirkan cara untuk memperbaiki diri dan membuat hidupmu bahagia… Aku sangat menyukai pikiran kebaikan yang muncul dalam pikiranmu itu. Bagus sekali… Kamu akan mengalami perubahan, mendapatkan pemahaman untuk perbaikan diri, dan kemudahan untuk membuat hidupmu bahagia. Kebahagiaanmu terletak pada keputusanmu, bukan pada perasaanmu.

Sekarang, kamu sulit untuk berpaling dari semua tulisan ini, bukan? Rasa terikat dan perasaan peduli itu muncul kembali, bukan begitu? 

Biarlah kemahabaikan Allah yang menguasaimu ya.

Sewaktu menikmati kemahabaikan itu, apakah kamua ingin tetap terikat pada tulisan ini atau merasa bahagia yang sangat karena masih membacanya? Nice, kamu yang sedang duduk memandangi tulisanku, merasakan getaran-getaran hebat di dalamnya dengan perasaan bahagia karena tetap setia membacanya.

Tariklah nafasmu, ikuti aliran jantungmu yang berdetak, rasakan aliran darah mengisi setiap sel-sel di dalam tubuhmu. Tentukan antara memaafkanmu atau memberikan kesempatan kedua bagi dirimu.

Sekarang, terserah alam bawah sadarmu apakah kamu ingin melanjutkan membacanya sekarang atau nanti. Tentukan antara memperbaiki dirimu sekarang atau membuatmu bahagia saat ini juga.

Dapatkah kamu nikmati ketenangan ini sekarang? Ini semua memang terasa mudah ketika kamu luangkan waktu sejenak untuk tenggelamkan diri di dalam tulisan yang nyaman ini. Transisi jiwa yang terus bahagia ketika kamu terus bertahan dalam membacanya.

Kamu dapat merasakan kesembuhan di keseluruhan jantung hatimu, bilik kanan dan bilik kiri jantungmu. Aku ingin tahu bagaimana kamu memaafkan kekurangan-kekuranganku atau tidak… Sekalipun berat, tidak ada salahnya untuk mencoba mengangkat wajahmu. Tunjukkanlah senyum terindahmu padaku. Ketulusanmu pada hari-hari ceriamu. Bahagiamu pada pelangi kehidupanmu, saat ini dan nanti.

Cobalah untuk mengalihkan pandanganmu yang sudah menjadi semakin fokus dengan tulisan-tulisanku. Coba untuk menggerakkan tanganmu yang sudah menjadi semakin kaku. Kamu takkan mampu. Semakin kamu berusaha mengalihkan diri, kamu semakin sulit untuk keluar dan bahkan akan terus terikat dengan alur tulisanku ini. Tidak percaya, coba saja!

Besok atau besoknya lagi kau mau membaca lagi tulisanku.

Sekarang, cukup dulu karena kamu sudah terkena soft forcing dari tulisanku ini. Ditambah lagi double binding pattern process sudah aku gunakan pula.

Selamat melayang dengan tulisanku ini. Biarkan rasa rileks itu menguasaimu sembari kedua matamu tertutup dengan sendirinya. Sampai jumpa.

Image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s